The Reader [Movie]

2009 Februari 28
tags: ,
by Regina

The ReaderSaat berusia 15 tahun, Michael Berg (David Kross saat muda dan Ralph Fiennes saat dewasa) ditolong oleh seorang wanita saat dia sakit. Adalah Hanna Schmitz (Kate Winslet), wanita yang menolong Michael, seorang kondektur tiket kereta. Setelah sembuh, Michael pun pergi mencari Hanna untuk berterima kasih. Cinta memang buta dan tidak mengenal usia. Maka terjalinlah hubungan asmara di antara keduanya. Masalahnya adalah Hanna berusia jauh lebih tua dari Michael. Kalau boleh dibilang, cukup tua untuk menjadi ibu Michael.

Hubungan asmara yang penuh dengan gairah pun terus berlanjut. Michael selalu membacakan buku untuk Hanna dan dari situlah hubungan mereka semakin erat. Namun ada sebuah rahasia yang disimpan oleh Hanna dan tidak pernah diceritakan kepada Michael atau siapa pun sampai akhirnya Hanna pergi meninggalkan Michael.

Bertahun-tahun kemudian Michael kembali bertemu dengan Hanna. Namun sayangnya pertemuan tersebut tidaklah indah. Michael menghadiri sebuah persidangan antara beberapa orang wanita yang bertugas sebagai SS Guard dan dituduh bersalah atas kematian 300 orang Yahudi. Dan salah satu di antara para wanita itu adalah Hanna. Berbeda dengan tersangka lainnya, Hanna mengaku semua tuduhan yang diberikan padanya. Namun dia menolak tuduhan bahwa dialah yang menulis laporan atas kejadian yang membuat 300 orang Yahudi terubunuh. Tapi kemudian dengan terpaksa dia menerima tuduhan tersebut saat diminta untuk memberikan contoh tulisan tangannya.

Michael terus mengikuti persidangan tersebut dan semakin lama dia semakin menyadari bahwa Hanna tidak bersalah atas tuduhan yang diberikan kepadanya. Michael bahkan memiliki sebuah informasi yang bisa membebaskan Hanna dari tuduhan. Hanya saja informasi tersebut adalah rahasia yang selalu disembunyikan Hanna.  Michael pun tahu apa yang menjadi alasan Hanna menolak promosi pekerjaan yang diterimanya dan Hanna justru memilih untuk menjadi SS Guard yang akhirnya membawanya pada persidangan.

Wah, saya benar-benar tersentuh dengan film yang satu ini. Kalau dihitung-hitung, ini adalah film buatan Hollywood kedua yang mampu membuat saya nangis sesegukan saat menonton setelah A Walk To Remember nya Mandy Moore. Film yang diangkat dari sebuah novel #1 best seller karangan Bernhard Schlink ini memang pantas meraih 10 penghargaan dalam Academy Awards, termasuk salah satunya  Best Picture Of The Year. Saya benar-benar salut dengan akting Kate Winslet!!! Memang pantas dia meraih penghargaan untuk Best Performance by an Actress in a Leading Role dari film ini. Saya merekomendasikan bagi siapa saja untuk menonton film yang satu ini ;) Tapi untuk 17++ yah :P

Oh ya, ada sepenggal kalimat dari film ini yang menyentuh:

I’m not frighten
I’m not frighten of anything
The more I suffer, the more I love
Danger would only increase my love

Heaven will take you back and look at you and say:
“Only one thing can make it’s all complete and that thing is love


5 Tanggapan leave one →
  1. 2009 Mei 30
    Marwan permalink

    Saya juga baru nonton film ini setelah beberapa lama beli DVD nya. Tadinya cuma tertarik nonton karena mendengar Kate Winslet berbugil ria di film ini. Tapi, selain dapat menonton spt yg diharapkan, saya malah dapat kesan mendalam ttg film ini. Film ini seperti berbicara kepada diri saya, dan ada kehidupan yg mirip dgn Michael dlm diri sy. dan the morale of this film to me personally adalah I promise myself to love my wife even more…

    She is 5 years older, and she is a bit stubborn about ome of her inabilities (we sometimes argued on these). But, to save me I don’t want to cry due to loosing her like Michael Berg, I would rather try to understand and find ways to help her to eradicate those things (rather than confonting it in front of her, which never works). Well, that’s what love is about, isn’t it?

    Rgds,

  2. 2009 April 29

    Kalau boleh kasih ralat, setahuku film ini cuman dapet 1 Academy award buat Best Actress dan nominasinya juga tidak sebanyak itu deh kalau gak salah :)
    Tapi filmnya memang daleeem banget, meski ketelanjangan Kate winslet yang cukup berlimpah sedikit membuat jengah

  3. 2009 April 10
    Kinantie permalink

    T.O.P banget ni film drama, bener-bener menyentuh… tidak happy ending… ya emang inilah yang bikin aku melongo-longo dan akhirnya bercucuran air mata… gak nyangka deh, wanita setegar Hanna hidupnya berakhir di tali gantungan.

  4. 2009 Maret 30
    ADELL permalink

    hiksss…. film nya bagus banget tp sedih…kenapa ya ga dibikin happy ending aja….
    yg bikin gemes,,, knp ya michael burg setelah dewasa ga pernah mau nengok hanna di penjara, bales suratnya aj ga pernah…bener2 cowok ngeselin!!!

    —————

    Hehe memang agak bikin gemes nih filmnya. Tapi di bukunya begitu soalnya :P Coba baca deh, bukunya juga gak kalah seru kok :D Malah lebih lengkap lagi ;)

  5. 2009 Maret 2
    Benedict Agung Widyatmoko permalink

    Pelem drama memang lebih asyik daripada action yach :)

    Salam hangat
    Ben

    http://benedikawidyatmoko.wordpress.com
    http://benagewe.blogdetik.com

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS