Migrain
Sudah beberapa hari ini gue menderita sakit kepala sebelah (migrain – red). Memang itu sudah menjadi penyakit favorit gue, sih. Gue paling mudah mengalami migrain. Dikit-dikit pasti bisa migrain. Makanya gue iseng-iseng googling tentang migrain dan gue mendapatkan beberapa informasi mengenai penyebab migrain dan cara memulihkannya.
Tapi sebelumnya gue pengen cerita sedikit mengenai kata “migrain” itu. Ternyata dalam bahasa orang bule alias bahasa Inggris, kata “migrain” seringkali salah dieja. Ada orang-orang yang mengeja “migrain” dengan “migrane” atau “migrane headache”. Pengejaan yang benar adalah “M-I-G-R-A-I-N-E” dan migrain berbeda dengan sakit kepala (headache).
Terdapat beberapa jenis migrain yaitu migrain biasa, migrain klasik, migrain haid, migrain komplikasi.
- Migrain biasa
Sebagian besar penderita migrain umumnya menderita migrain golongan ini, dengan gejala seperti nyeri berdenyut di salah satu sisi kepala dengan intensitas sedang hingga berat. Bila sudah parah, penderita tidak dapat beraktivitas karena selalu merasa mual, muntah, sensitif terhadap cahaya, suara dan bau. Sakitnya akan hilang sendiri dalam waktu 4 hingga 72 jam. - Migrain Klasik
Migrain golongan ini umumnya didahului dengan gejala yang dinamakan aura, yaitu gangguan penglihatan seperti melihat garis bergelombang, cahaya terang, bintik gelap atau tidak dapat melihat benda dengan jelas. - Migrain Haid
Migrain ini umumnya timbul beberapa hari sebelum, selama atau sesudah haid. Penderita akan tahu bahwa migrain yang ia rasakan, berhubungan dengan siklus haidnya. Rasa sakit yang dirasakan, bisa seperti migrain biasa atau klasik. - Migrain Komplikasi
Migrain golongan ini kerap disertai gangguan sistim saraf, seperti mati rasa pada kulit dan geli, kesulitan berbicara atau mengerti pembicaraan, ketidakmampuan menggerakkan lengan atau kaki. Gejala syaraf ini dapat tetap bertahan meski migrainnya telah sembuh.
Ada beberapa penyebab migrain dan salah satunya adalah faktor keturunan. Menurut sumber, jika kedua orang tua merupakan penderita migrain (migraineur – red), maka kemungkinan besar anaknya juga pasti kena. Bahkan jika hanya salah satu dari orang tua yang menjadi migraineur, maka ada kemungkinan 50% anaknya juga kena. Kalo soal ini gue yakin migrain yang sering gue alami bukan karena faktor keturunan. Soalnya di keluarga gue gak ada yang sering kena migrain kayak gue.
Penyebab lainnya dari migrain (pada wanita) adalah karena perubahan hormon dalam tubuh kita misalnya saat sedang datang bulan (gue datang gak datang juga sering migrain), saat masa kehamilan, saat mengalami menopause, dan saat menggunakan pil KB (yang jelas tiga yang terakhir ini bukan penyebab gue kena migrain).
Penyebab umum dari migrain (pada pria maupun wanita) biasanya karena ada perubahan pola hidup sehari-hari seperti misalnya kebanyakan tidur (hah, kayaknya ini nih penyebab migrain di gue hahaha), bisa juga karena kurang tidur (ini juga deh), dan tidak makan atau tidak makan saat sedang lapar (ini juga iya). Keadaan cuaca yang tidak menentu dan makan makanan yang mengandung banyak MSG juga bisa menjadi penyebab migrain. Ada banyak makanan/minuman yang bisa memicu migrain seperti kafein, cokelat (baru tau gue), pisang (ini juga baru tau gue), keju, alkohol, dsb. Selain itu, lingkungan sekitar juga bisa memicu timbulnya migrain seperti ruangan yang penuh asap rokok, bau parfum atau bau cat basah.
Ada beberapa cara mengatasi migrain. Kalo gue sih biasanya minum segelas kopi hitam (bukan kopi susu). Tapi cukup satu gelas sehari karena kopi juga bisa menyebabkan migrain seperti yang gue sebutkan di atas. Karena kalo udah ketagihan kopi, bisa-bisa kena migrain kalo gak minum kopi sama sekali. Cara paling cepat adalah minum obat untuk sakit kepala sebelah. Bisa juga dengan berbaring lurus di tempat tidur dalam keadaan kamar yang gelap dan tenang. Mari kita lihat cara-cara menangani migrain dari sumber yang terpercaya.
- Beristirahat
Karena peka terhadap cahaya, disarankan untuk beristirahat di tempat yang gelap dan tenang. Jauhi sumber-sumber keramaian dan tempat bercahaya terang. Tenangkan diri dan cobalah untuk tidur. - Kompres kepala dengan es/air dingin
Kompres bagian yang sakit dengan es atau air dingin, untuk membantu menyempitkan pembuluh darah. - Hangatkan bagian leher
Istirahatkan tulang leher, karena leher adalah salah satu bagian tubuh yang bekerja keras menopang kepala. Kelelahan pada leher dapat memicu rasa sakit kepala. Saat istirahat, coba hangatkan leher atau beri sedikit pijatan lembut. - Minum obat pereda sakit
Ada banyak obat pereda sakit berupa analgesik, antipiretik dan aspirin. Tapi jangan sembarang minum obat, mintalah obat yang telah dianjurkan oleh dokter Anda.
Jika anda telah melakukan hal-hal di atas namun sakitnya masih berlanjut, segeralah hubungi dokter
Sumber: http://www.relieve-migraine-headache.com | http://www.resep.web.id/kesehatan/mengenal-migrain-dan-faktor-pencetusnya.htm


gw jg gi kena migren ni, ud hampir bertahun2 ga kumat, eh kumat lg baru2 ini, gagara gw kebanyakan mkn black chocolate, trus kemarin gw makan acar, ma pisang barengan, ud gitu kayaknya gw kudu ganti kaca mata, katanya sih dari browsing2 gw buat yg pake kaca mata migrainnya kumat berarti tandanya harus ganti kaca mata, ganti aj biar amaaaaaaaaaaaan……
wah, makasih atas informasinya…
kudu nyari madu deh ni
obat migran itu minum madu yang banyak, pasti sembuh
wah.. untung gw ga pernah migren..